Senin, 04 Agustus 2014

berlari itu susah

apa kabar ? masih di Malang
selamat lebaran bagi yang merayakan
sudah lama tdk posting

hanya ingin menulis tanpa menyiapkan dulu apa yang ditulis,
sama halnya dengan hidup ini, mungkin ?
kadang kita melakukan hal yang tidak ingin kita lakukan
kadang kita mengatakan yang berbeda dengan kata hati kita
kadang kita harus ikut menangis ketika kita bahagia
kadang kita harus berpura-pura tegar meski sering kita menangis di tempat tersembunyi
atau kadang kita melangkah keluar untuk memulai sesuatu yang baru.
dan melangkah itu susah,

lihat anak kecil dia berusaha mati-matian untuk berlari !
dia tengkurap meski itu membuat nafas mereka terengah-engah,
dia mengangkat pantat dan menopang tubunya dengan tangan dan lutut yang masih lemah,
dia mencoba merangkak meski dengan keringat yang sudah bertetesan,
dia mencari tembok, kursi, meja, atau tubuh orang lain untuk berusaha berdiri,
dia berusaha berjalan meski sering kali terjatuh.
tapi karna orang tuanya yang sabar mengangkat dan menggendongnya dia tak menyerah,
dipangkuan orang tuanya dia merasa tenang
lalu mencoba kembali dari awal, sampai akhirnya mereka berlari,
mengejar apapun yang ingin diraihnya
tanpa peduli orang di sekitar berkata apa dia tetap berlari
tanpa peduli luka yang masih membekas dia tetap berlari.

betapa sedinya DIA yang sedang menyaksikan kehidupan kita disana
melihat kita semua yang semangat untuk berlari,
sekarang kita hanya berpasrah akan kehendak-Nya tanpa terlebih dahulu mencoba & berusaha.
sama halnya kita, kita harusnya berusaha mati-matian untuk berlari di antara kesuksesan kita kelak.
semoga apapun yang kalian lakukan sekarang
adalah step untuk akhirnya berlari dikesuksesan kalian.