Jumat, 29 Mei 2015

...

Karena kata yang terucap tak cukup mendiskripsikan bagaimana rasa kehilangan
Karena perbendaharaan kata di semua bahasa tak mampu merangkai kalimat yang indah
Kalimat indah untuk membiarkanmu tetap tinggal.
Pengusik, pengganggu, pencari perhatian, pengharap yang setia yang selalu menyela kebahagiaanmu
Setiap kali ku merenung, betapa banyak waktu yang kuhabiskan untuk menunggumu kembali.
Kembali dari kepenatan yang kau buat sendiri, yang kau rasakan sendiri, dan kau jadikan alasan untuk menjauh ?
Berkali aku meyakinkanmu, berkali kau mengutarakan kalimat menyanjung hati, tapi berkali juga kau pergi dan kembali hanya dengan kabar bahwa ada yang lebih baik dari kenyamanan yang selama ini telah ku perjuangkan.
Entah drama apa yang sedang Tuhan buat untuk hubungan ini ?
Entah peran apa yang telah ditunjukkan untukku?
Hanya sebagai sosok yang terlalu mendramatisir ?
Kalau memang itu ya...
I'm giving up for you.
I'm not drama queen.
Waktuku terlalu berharga untuk ku siakan menunggu orang yang telah mengetahui jika ditunggu.
Menjadi bunga yang dicabut saat merasa kesepian ?
Dan menelantarkan saat telah ada bunga lain yang lebih indah dan lebih lebih lebih ?
Pilih yang membuatmu bahagia.
Lakukan apa yang menurutmu paling baik.
Tapi ingat, ketika kau ingin memiliki setangkai bunga tapi bunga itu bukan diciptakan untukmu itulah saatnya kamu mencari bunga yang telah Dia beri tapi kau siakan.
Ya, aku memang wanita hebat, mandiri, dan aku selama ini selalu menyediakanmu tempat terindah.
Tidak pernah membiarkan orang lain mengambil tempatmu.
Tapi sekarang aku sadar, s-e-m-u-a-n-y-a o-m-o-n-g k-o-s-o-n-g
Terima Kasih,
Sudah mengajarkanku bagaimana berjuang
mengajarkanku sabar untuk menunggu
mengajarkanku kuat meski terus mengalah
mengajarkanku bagaimana bersikap terhadap orang yang sudah tau ditunggu malah membuat menunggu.



Rabu, 13 Mei 2015

His light is back

seperti pagi yang selalu merindukan hangatnya mentari
seperti malam yang akan selalu menantikan hiasan bintang
membiarkan kunang-kunang itu terus terbang
terbang dari hamparan kenyamanan yang telah diberikan
kini kunang-kunang ada di sisi, memberikan keindahan dan kebahagiaan
takkan ku rusak kenyamanaannya kan ku jaga keindahannya
takkan lagi kesalahan bodoh ku lakukan hingga membuatnya pergi dan menghilang
maka biarkan kehendakNya menjadi perantara


#18315