Selasa, 21 Juni 2016

Kutukan persahabatan

Meskipun sekarang jarang mengikat rambut layaknya ekor kuda, tapi aku sedikit bahagia fireflies yang memaksa menjadi kupu-kupu yang selalu ingin terlihat indah telah kembali.
Meskipun fireflies itu terkadang atau bahkan sering tidak dianggap karena cahaya redupnya, tapi aku bersyukur keindahannya kelembutan dan ketulusan hatinya masih ada yang menghargai.
Ia pernah memaksakan diri berubah menjadi kupu-kupu, menjauhi penciptaNya, dan terbang dengan angkuhnya. 
Kini semuanya berubah ?
berubah ? mengapa fireflies itu berubah ? bagaimana jika ia dijauhi oleh kawanan kupu-kupunya ?
Dengan bangga ia berterima kasih pada sosok 5 tahunnya yang selalu membuatnya yakin bahwa dirinya indah meskipun menjadi fireflies, bahwa dirinya mampu menghadapi semuanya sendiri.
Kepada sosok yang kini sangat ia sayangi yang selalu mengingatkan bahwa janganlah menjadi angkuh dan menjauhi sekelilingmu, 
Dia berterima kasih pada kawanan kupu-kupu yang membiarkannya hidup bersama mereka, karena 
banyak yang telah mereka ajarkan.
Tak akan ada lagi kekecewaan, semuanya telah dikhlaskan. 
Tidak semua manusia terlahir sempurna, aku memilih menjadi manusia yang sepanjang hidupku bergantung pada penciptaKu. Pencipta yang selalu mengajarkanku untuk tidak membalas seberapapun aku disakiti, meminta maaf sesederhanapun aku melakukan kesalah, dan berterima kasih untuk semua sakit dan senang yang aku terima. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar