Selasa, 24 Oktober 2017

Matahari dan Bulan Pun Enggan Muncul

Entah apa yang aku pikirkan 4 tahun yang lalu ketika aku menggebu-gebu untuk sekolah di LUAR KOTA
Yang terlintas hanyalah keluar dari rumah dan hidup sendiri
Dan ternyata kini senja pun enggan memberi lukisan terindahnya
Siapapun kalian REMAJA yang mengaku sudah dewasa dan memiliki pilihan hidup sendiri
Suatu hari nanti kalian akan merindukan selimut embun kota kelahiran kalian
Menyesali mengapa kalian salah jalan dan salah langkah di kehidupan kalian
Mungkin tahun lalu di hari-hari seperti ini orang tuaku dengan bangga mendapatkan surat beasiswa putrinya
Tapi kini mereka mendapatkan kenyataan bahwa anaknya yang mengaku sudah dewasa itu kembali menjadi beban dalam pikirannya.
Akankah kegelapan hari ini akan tersingkir..
Ingatlah siapa saja yang telah membantumu mengembalikan matahari dan bulan ini.

Jumat, 05 Mei 2017

love ain't simple

Tak terasa aku ada di satu titik yang pernah ku intip  5 tahun yang lalu.
Mengejar matahari, menikmati petrichor, memuji senja dan membenci hujan di tanah orang.
Lebih dari sewindu telah kulepaskan bayangan yang menghalangi terangku.
Tapi yang tak pernah kubayangkan aku mendapatkan pelukis senyumku di sini.


Kembali ku rangkai petal yang berserakan di hatinya,
Menghapus kelamnya kabut hitam dalam matanya,
dan menularkan kesabaran dalam sela kebiasaanya.
Mungkin aku terlalu asik menata dan mengindahkan taman hidupnya,
hingga terkadang kesepian berjalan dicelah kekosongan yang aku sendiri tak paham.